Latest News

Nilai Kesabaran


wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah, sabar-sabarkanlah, bersiap-siagalah, dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung (Qs.3, ayat 200).
 

Sabar memnurut kbbi adalah tahan menghadapi cobaan tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati, tabah menerima nasibnya. Sementara dalam kata al quran diatas kata sabar merupakan akar dari kata yang terdiri dari huruf shad, ba’, dan ra’. Maknanya berkisar pada tiga hal, pertama “menahan”, kedua “ketinggian sesuatu”, dan ketiga “sejenis batu” .

Dari arti pertama kita akan menjumpai arti menahan, dalam arti ini adalah menahan gejolak hatinya, menahan penderitaan dan lain-lain, dari makna yang kedua mucul kata (صبر) shubr yang berarti puncak sesuatu, sementara dari makna yang ketiga mucul kata ( الصبرة) ash-shubrah yang berarti batu yang kukuh lagi kasar atau potongan besi.

Jika dilihat secara mendalam ketiga hal diatas (ketiga huruf) sebenarnya saling terkait satu sama lain, apalagi dalam konteks kehidupan manusia, orang yang sabar itu adalah orang yang mampu menahan dirinya, menahan hawa nafsunya, menahan marahnya dan lain sebagainya. Untuk melakukan itu manusia butuh kekuatan dan kekukuhan jiwa serta mental baja supaya dapat menapai ketinggian yang diharapkannya.

Ketiga huruf tersebut  dalam berbagai bentuknya terulang dalam al quran lebih dari seratus kali. Dan perlu dicatat bahwa semua kata yang menggunakan rangkaian ketiga huruf diatas digunakan alquran dalam konteks uraian tentang manusia, sebagai perintah bersabar, memuji kesabaran, dan lain sebagaiannya . Sikap sabar yang dituntut al quran dari diri manusia bermacam-macam, antara lain perintah untuk sabar dalam membela negaranya, Sabar dalam menghadapi yang berbeda pendapat atau keimanan (QS, al-a’raf, ayat ke 87). Sabar memelihara persatuan dan kesatuan (QS, al-anfal, ayat ke46), bersabar dalam berbagai musibah (QS, al-baqarah, ayat ke 155).

Dalam salah satu ayat di alquran menyuruh kita untuk menjadikan bersabar dan sholat sebagai sarana permohonan kepada Allah untuk memperoleh segala yang kita cita-citakan (QS, al-baqarah, ayat ke 45 dan ayat ke 153).Lalu pertanyaan mucul kenapa sabar dulu baru solat?, ini karena saat kita melakukan solat kita mesti juga sabar, juga dalam setiap satu kerjakan, setiap yang dikehendaki adalah membutuhkan kesabaran untuk mewujudkannya.

Sabar memang terasa pahit pada awalnya, kita harus bersusah payah saat orang lain bersenang-senang. Tapi pada akhirnya akan terasa manis karena meraih kesuksesan. Allah memerintahkan dalam segala hal, baik menghadapi sesuatu yang tidak disenangi, maupun yang kita disenangi untuk senantiasa bersabar. termasuk kita harus sabar menghadapi carut marutnya kehidupan negeri ini, pada saatnya negeri ini akan makmur dan jaya, Amien.


Anwar


No comments:

Post a Comment

Slilit.com || Meng-ada untuk Bermakna
|| Tata Letak: Rennes Syndicate ||..

Theme images by Bim. Powered by Blogger.