Post Terbaru
Iklan
Perbedaan Dua Generasi Mahasiswa
Sebenarnya pemahan itu melalui pengalaman dan rasa, bukan dengan kata. memang tidak langsung kita memahaminya, tapi pemahaman dengan pengalaman dan rasa itu akan masuk dan tertanam kuat di dalam tubuh kita.
Semua mahasiswa di Indonesia ini pasti bertujuan mencari ilmu dan dengan ilmu itu mereka berharap bisa menjamin kehidupan masa depannya supaya hidup berkecukupan. para mahasiswa dulu mereka akan lebih suka tinggal di kampus dan belajar, mereka cenderung tidak memperdulikan penampilan luar mereka.
Kehidupan mereka sama dengan ilmuan yang cenderung amburadul dalam tampilan fisiknya tapi jika dibedah maka semua orang akan mengamini jika mereka adalah manusia jenius. Begitu juga dengan mahasiswa lampau, mereka akan tampil seadanya, tidak memperdulikan tampilan fisik tapi jika di suruh untuk berbicara maka sudah dipastikan mereka akan tampil memukau, sembohyan mereka adalah tidak masalah berapa lama kita belajar di kampus, yang paling utama untuk tabungan masa depan kita adalah pengalaman.
Para ilmuan mengabdikan diri mereka untuk kepentingan umat sementara mahasiswa lampau belajar di kampus, tinggal di kampus untuk mencari pengalaman hidup mereka, mencari formula yang pas untuk kehidupan mereka.
Dan masa kini, mahasiswa zaman now tentu berbeda dengan mahasiswa zaman zaman dulu, mahasiswa zaman sekarang lebih banyak menampilkan tampilan luar mereka, rapi dan berpakaian necis, seperti bintang filem. Dalam kesehariannya tentu berbeda, mahasiswa zaman now akan banyak menghabiskan waktu di kostan untuk bermain game online, ngopi di Cafe bersama gerombolannya, dan akan berangkat pagi ke kampus, dan pulang jika sudah waktunya.
Mahasiswa zaman old akan membicarakan isu-isu terkini di warung kopi, sementara mahasiswa zaman now akan membicarakan game, dan tren baju terkini. Dan yang paling mencolok adalah bahwa mahasiswa zaman dulu (old) akan terbiasa dengan kemolorannya (tidak cepat-cepat lulus), mereka mencari pengalaman bukan nilai ijasah dan cepat lulus. sementara mahasiswa zaman now akan berburu nilai, berburu waktu untuk cepat lulus, sebagai prediksi 2 tahun yang akan datang kita tidak akan kita temui lagi mahasiswa yang akan lulus 10 semester ke atas.
Memang tidak semua mahasiswa old seperti itu dan begitu juga sebaliknya, tapi sebagian besara mahasiswa zaman old akan perpikiran seperti itu, dan sebagian kecil mahasiswa zaman now akan berpikiran seperti mahasiswa zaman old. dan hanya sebagian kecil mahasiswa zaman old yang berpikiran seperti mahasiswa zaman now, dan kebanyakan mahasiswa zaman now akan berpikiran bahwa cepat lulus adalah tabungan untuk hidup di masa depan.
Masing-masing mempunyai keunggulan sendiri, tapi saya mengira jika semua hal, termasuk kedua tipe mahasiswa itu harus perpikiran jika pengalaman adalah guru utama, bukan nilai, bukan bacaan kita dan bukan karena seperti apa guru kita.
Semoga kita selalu sadar dan tersadarkan, bukan masalah waktu, tapi seberapa besar kamu bisa mengambil pengalaman, dan waktu bukanlah alasan untuk mempersempit pengalaman kita.
Abdullah Saad
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment