Saya (bukan nama sebenarnya) adalah seorang laki-laki muda, secara fisik Saya memiliki kekuatan yang cukup kuat seperti orang-orang pada umumnya, sehat dan Saya juga bersukur tidak kurang apapun dalam hal fisik ini.
Dari sisi umur biologis, Saya sudah sangat dewasa dan matang secara seksual. Beberapa kali Saya mengaku bermimpi berhubungan badan, orang-orang menyebutnya mimpi basah, dengan bermacam-macam orang yang tidak dikenal, beberapa kali dengan orang yang dikenal karena berasal dari lingkungan pertemanan bahkan beberapa kali dengan artis. Ya, dengan artis, benar dengan artis, tapi hanya mimpi. Bahkan jika lama tidak bermimpi berhubungan badan hingga basah Saya akan mencari cara agar bisa bermimpi basah ataupun sengaja membasahkan diri.
Saya mengaku beragama islam, di kolom agama KTP Saya tercantum nama agama itu. Meskipun dalam hal beragama bukan pilihan Saya secara mandiri melainkan didominasi dorongan pengaruh lingkungan dan keluarga. Tapi Saya muslim. Bukan muslim yang sekedar muslim tapi semenjak kecil Saya sudah diajarkan hampir semua pengentahuan praktik keislaman yang baik dan sesuai ajaran al-qur'an, hadits, ijmak, qiyas dari para ulamak.
Pada bulan Romadhon ini, Saya mengaku beberapa kali tidak puasa tanpa alasan, tanpa udzur. Udzurnya dibuat sendiri. Tidak sebatas tidak puasa, Saya bahkan merasa bangga ketika bisa menunjukkan ketidakpuasaannya didepan orang lain. Dengan tidak berpuasa Saya menganggap dirinya unik, nyentrik dan menganggap dirinya sebagai pemberontak kemapanan beragama.
Sebenarnya, banyak yang protes dengan kelakuan Saya. Bahkan, ada yang bilang "yen gak pasa trus dipamerke tur gak ndue isin, wedus kae ya iso, mas."
Tapi, tidak apa-apa. Sebab orang gila memang tak wajib menjalankan puasa, kok.
_______
"18
No comments:
Post a Comment